Sabtu, 16 Februari 2013

REVIEW : A LONG VISIT (MY MOM)

     Pada postingan kali ini, saya akan mencoba me-review sebuah film Korea yang berjudul A LONG VISIT (MY MOM). Apakah diantara para pembaca sudah ada yang pernah menontot film ini? Kalau belum, saya sarankan untuk segera menontonnya.
A LONG VISIT (MY MOM) adalah sebuah film yang menceritakan tentang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Film ini menggambarkan sosok ideal seorang ibu yang rela berjuang demi anaknya, meskipun harus tersakiti bahkan oleh suaminya sendiri. Film ini juga menggambarkan bagaimana seorang anak bersikap kepada ibunya.
 
   Ji-Suk adalah seorang gadis pintar yang mendapat beasiswa kuliah di sebuah universitas di Seoul. Hal ini tentu membuat sang ibu senang dan bangga pada putrinya. Akan tetapi ada perasaan sedih ketika harus berpisah dengan anak yang sangat disayangnya itu.

     Sampai akhirnya, Ji-Suk menjalin cinta dengan seorang pemuda kaya yang meminta ia untuk datang bertemu keluarga pemuda tersebut. Ji-Suk pun datang bersama ibu dan bapaknya, akan tetapi yang terjadi adalah orang tua pemuda itu menolak keluarga Ji-Suk, bahkan sempat merendahkan. Di sinilah Ibu Ji-Suk memberanikan diri membela harga diri anaknya dan keluarganya. Setelah pertemuan empat mata antara Ibu Ji-Suk dan ibu pemuda tersebut, akhirnya pernikahan mereka disetujui. Pada pertemuan itu, Ibu Ji-Suk mengatakan "mungkin aku memang bodoh, tapi tidak putriku. dia pintar dan aku tidak mau melihatnya menderita hanya karena orang tuanya bodoh dan tidak kaya"
 
    Akhirnya Ji-Suk menikah dan dikarunia seorang putri. Akan tetapi Ji-Suk dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa ia menderita penyakit kanker pankreas stadium akhir. Namun ia tidak memberitahu kepada ibunya karena tidak mau membuat ibunya sedih. Akhirnya ibu Ji-Suk mengetahui hal itu dari suami Ji-Suk.

    Mendekati akhir cerita, film ini benar-benar dipenuhi oleh suasana kesedihan. Bagaimana tidak, seorang ibu yang mengetahui ia akan berpisah selamanya dari sang putri yang sangat dicintainya. Berpisah dari sang putri yang bahkan disebutnya "untuk kamulah Ibu hidup".
Banyak sekali pelajaran moral yang dapat kita petik dari film ini, terutama bagaimana seharusnya kita besikap kepada ibu kita yang telah berjuang dan mengasihi anaknya. Tentu bentuk perjuangannya berbeda-beda, namun yang pasti "PERJUANGAN, PENGORBANAN DAN KASIH SAYANG SEORANG IBU SANGAT BERHARGA. OLEH KARENA ITU, JANGAN PERNAH MENGECEWAKAN DAN MENYAKITI IBU KITA."

~review by : Rahmadhan

 

1 komentar:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus